Kembali ke atas

Company Profile Kontraktor Konstruksi

Company Profile Kontraktor Konstruksi
Website Development Project

Company Profile Digital untuk Perusahaan Konstruksi

Pengembangan website perusahaan yang menyatukan profil bisnis, rekam jejak proyek, sertifikasi, dokumentasi pekerjaan, dan informasi karier dalam satu platform yang dapat dikelola langsung oleh tim internal.

Gambaran Project

Perusahaan konstruksi membutuhkan website company profile yang tidak hanya menjelaskan profil perusahaan, tetapi juga mampu menjadi tempat untuk menampilkan pengalaman proyek dan dokumentasi pekerjaan.

Website juga perlu menampilkan sertifikasi perusahaan, informasi karier, serta memberikan kemudahan bagi calon klien untuk memahami pengalaman dan kapabilitas perusahaan melalui satu website.

Jenis Website Company Profile
Industri Konstruksi
Fokus Utama Project Portfolio
Pengelola Tim Marketing
01

Tantangan Utama

Salah satu kebutuhan utama bukan hanya membuat tampilan company profile yang profesional. Website harus dapat diperbarui sendiri oleh tim marketing setelah project selesai.

Setiap proyek konstruksi dapat memiliki banyak foto dokumentasi. Tim perlu dapat membuat halaman proyek baru, menentukan kategori, memasukkan informasi pekerjaan, dan mengunggah dokumentasi tanpa harus meminta pengembang melakukan perubahan setiap kali ada proyek baru.

Portofolio Terus Bertambah Project baru perlu dapat ditambahkan secara rutin tanpa melakukan perubahan kode website.
Banyak Foto Dokumentasi Satu proyek dapat memiliki banyak gambar sehingga diperlukan pengelolaan galeri yang tetap ringan.
Tim Non-Teknis Tim marketing harus dapat mengelola konten tanpa membutuhkan pengetahuan teknis pengembangan website.
Informasi Terpisah Profil, proyek, sertifikasi, dan informasi karier perlu disatukan dalam struktur website yang mudah dipahami.

Pendekatan yang Digunakan

Struktur website disusun berdasarkan informasi yang kemungkinan dicari calon klien ketika mengevaluasi perusahaan konstruksi: siapa perusahaannya, layanan yang dikerjakan, pengalaman proyek, sertifikasi, dan cara menghubungi perusahaan.

Bagian portofolio dibuat sebagai sistem konten terpisah sehingga tim marketing dapat menambah proyek seperti membuat artikel, tanpa harus menyusun halaman secara manual dari awal.

Bagian yang Dikembangkan

01 / Structure Struktur Company Profile

Penyusunan halaman berdasarkan informasi utama yang dibutuhkan calon klien dan mitra perusahaan.

02 / Portfolio Galeri Proyek

Portofolio dibuat dengan kategori dan filter agar dokumentasi proyek lebih mudah ditelusuri.

03 / Career Halaman Karier

Informasi lowongan dilengkapi formulir sehingga kandidat dapat mengirim data lamaran melalui website.

04 / Performance Optimasi Gambar

Foto dokumentasi proyek dioptimalkan agar kualitas visual tetap baik tanpa membuat halaman terlalu berat.

05 / CMS Panel Admin

Pengelolaan proyek, gambar, halaman, dan informasi utama dibuat agar dapat dilakukan melalui panel admin.

06 / Handover Pelatihan Tim Marketing

Tim diberikan panduan penggunaan agar dapat mengelola konten setelah website diserahkan.

Pelaksanaan Project

Menyusun Struktur Informasi

Profil perusahaan, layanan, sertifikasi, proyek, karier, dan informasi kontak dipetakan ke dalam struktur website.

Membangun Sistem Portofolio

Project dibuat sebagai konten dinamis sehingga tim dapat menambahkan portofolio baru melalui panel admin.

Membuat Galeri dan Filter

Dokumentasi proyek dikelompokkan agar pengunjung dapat melihat project berdasarkan kategori yang tersedia.

Mengoptimalkan Media

Gambar dokumentasi diproses agar ukuran file lebih efisien ketika ditampilkan pada halaman project.

Membangun Modul Karier

Halaman lowongan dan formulir lamaran diintegrasikan ke dalam website.

Training dan Serah Terima

Setelah pengujian selesai, tim marketing mendapatkan pelatihan untuk mengelola proyek dan konten secara mandiri.

Hasil Setelah Website Digunakan

Setelah website berjalan, pengelolaan portofolio tidak lagi bergantung pada pengembang. Tim marketing dapat memperbarui website ketika perusahaan menyelesaikan project baru.

4× Rata-rata penambahan proyek setiap bulan
2× Peningkatan permintaan penawaran melalui website
Mandiri Tim marketing mengelola konten sendiri

Perubahan Cara Pengelolaan

Sebelumnya

Konten Bergantung pada Pengembang

Penambahan informasi project membutuhkan bantuan teknis sehingga update portofolio tidak selalu dapat dilakukan segera setelah project selesai.

Dokumentasi proyek juga belum memiliki struktur terpusat yang dapat digunakan sebagai company profile digital.

Setelah Project

Tim Marketing Mengelola Sendiri

Tim dapat membuat project baru, mengunggah dokumentasi, memilih kategori, dan memperbarui informasi melalui panel admin.

Website kini berfungsi sebagai company profile sekaligus portofolio yang terus diperbarui mengikuti aktivitas perusahaan.

Dampak Project

Hasil utama project bukan hanya website dengan tampilan baru. Perusahaan kini memiliki pusat informasi yang menggabungkan profil, pengalaman proyek, sertifikasi, dan rekrutmen, sementara tim marketing dapat menjaga seluruh informasi tersebut tetap terbaru tanpa bergantung pada pengembang.

Data frekuensi pembaruan proyek dan peningkatan permintaan penawaran pada studi kasus ini berasal dari hasil project tersebut dan tidak menjadi jaminan hasil yang sama untuk website atau bisnis lain.
Detail Project
Klien:

PT Graha Mandiri Sejahtera

Kategori:

Web Development

Tanggal:

3 Juli 2025

Website: example.com
Project Berikutnya
Migrasi 40 Website ke Cloud Hosting